Tanjung Puting

Kunjungi Tanjung Puting, Kunjungi Orang Utan

Posted on

Taman Nasional Tanjung Puting mendapatkan makin banyak sorotan dari pihak wisatawan yang cari petualangan berlibur di tengah-tengah keasrian alam rimba tropikal. Kerimbunan dalam hutan tropikal di Kalimantan sungguh berlimpah dengan banyak kekayaan alam serta adalah sumber kehidupan yang vital bagi masyarakat Kalimantan. Hutan ini pun berperan penting didalam pelestarian beranekaragam tumbuhan serta satwa yang hidup di sekelilingnya. Walaupun jumlahnya makin menyusut, hutan di Kalimantan tengah merupakan hutan tropikal dua terbesar di dunia disamping hutan di Brazil lalu mewakili 10% hutan tropikal yang masih sisa di dunia.

Daya tarik dari Taman Nasional Tanjung Puting pastinya tak hanya terhadap keasrian hutannya saja. Kira-kira 800 jenis tumbuhan lebih, 250 spesies burung mungkin lebih, dan hampir 30 jenis mamalia yang bertempat tinggal di Taman Nasional Tanjung Puting. Tidak cuma itu, di sini pun ada pusat konservasi orangutan paling besar di dunia. Beda dengan pusat konservasi orangutan yang lain di Kalimantan, pada Taman Nasional Tanjung Puting wisatawan mampu melihat langsung kehidupan orangutan di habitat yang asli. Pusat konservasi paling besar di daerah ini ialah Camp Leakey yang dipemrakarsai oleh Dr. Birute Galdikas, ahli biologi orangutan yang dari dulu sudah mengabdikan hidupnya tuk melestarikan primata yang tergolong terancam punah ini.

Untuk memuaskan jiwa berpetualang anda, satu-satunya akses ke Taman Nasional Tanjung Puting ialah melalui sungai. Oleh sebab itu anda bisa sewa klotok sepanjang perjalanan anda. Diatas klotok disediakan akomodasi yang relatif nyaman dan lajunya tak terlalu kencang. Sepanjang perjalanan, anda bisa bersantai dan menikmati panorama di sekitar sambil mencium udara segar yang berasal oleh hutan di kiri kanan sungai. Setiap pagi anda bakal bangun melihat pemandangan sunrise dan tidur dibawah hamparan langit berbintang. Tentu, anda pun bisa lihat sendiri satwa penghuni hutan lain semisal macan tutul, beruang madu, ular piton, bekantan, buaya, dan juga orangutan pastinya.

Tur di Taman Nasional Tanjung Puting pasti menjadi bagian pengalaman yang tak terlupakan bagi anda dan wisatawan lainnya. Siapkan tas ransel dan kamera anda tuk mengabadikan momen-momen selama perjalanan anda. Jangan lupa juga guna membuat reservasi lebih dulu karena ketersediaan terbatas tiap harinya.

Ingin ke Camp Leakey lewat udara? Pangkalan Bun merupakan pintu masuk paling dekat Taman Nasional Tanjung Puting. Lokasi bandara cuma 20 menit dari jantung kota. Ada 2 maskapai penerbangan yang memberi layanan rute menuju Pangkalan Bun (PKB), yakni Kal Star dan Trigana Air. Anda boleh berangkat dari Jakarta, Surabaya, Semarang, Pontianak, dan Banjarmasin. Kal Star & Trigana Air cuma menerima pemesanan lewat telepon dan fax. Ada baiknya membuat reservasi lewat agen wisata terdekat maupun langsung dari kantor penerbangan itu di bandara. Lewat laut? Kapal Pelni & ferry berlayar dari Semarang & Surabaya ke Pangkalan Bun 4x seminggu. Perjalanan pasti memakan waktu 18 sampai 23 jam. Ada sebagian kelas kabin yang disediakan. Diatas kapal pun tersedia cafes serta hiburan lainnya. Lewat darat? Perjalanan naik bus dapat ditempuh dari kawasan Banjarmasin ke Pangkalan Bun sepanjang 12 jam. Namun ada sebagian jalan yang kondisi jalannya rusak dan belum diperbaiki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *